Panduanjerawat.com – Sebuah studi terbaru yang dipresentasikan dalam pertemuan tahunan European Association for the Study of Diabetes (EASD) di Madrid, Spanyol, menemukan bahwa pasien diabetes lebih berisiko terkena asma dan sebaliknya. Hasil studi ini menyoroti perlunya penelitian lebih lanjut mengenai hubungan antara kedua kondisi ini.
Studi yang melibatkan data dari 17 juta peserta ini menunjukkan bahwa individu dengan diabetes hampir dua kali lebih berisiko terkena asma, dan orang dengan asma memiliki peluang 28 persen lebih tinggi mengalami diabetes. Dr. Nam Nguyen, pemimpin penelitian ini, mengatakan bahwa kedua kondisi ini merupakan masalah kesehatan umum yang sedang meningkat secara global. Keduanya juga berdampak negatif pada kualitas hidup dan menciptakan beban medis dan ekonomi yang semakin meningkat.
Para peneliti juga menemukan bahwa hipertensi dan dislipidemia merupakan faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan risiko asma dan diabetes tipe 2. Keparahan asma juga dikaitkan dengan risiko diabetes tipe 2 yang lebih tinggi, namun durasi asma tidak terkait dengan risiko tersebut.
Dr. Nguyen mendorong pasien dengan diabetes tipe 2 atau asma untuk lebih waspada dan mengambil langkah-langkah pencegahan. Strategi pencegahan yang disarankan antara lain adalah skrining pra-diabetes dan penanganan kondisi tersebut sejak dini, serta penggunaan kortikosteroid sistemik yang hati-hati untuk menghindari peningkatan risiko diabetes.
- Pilihan Utama Mempertahankan Kesejahteraan Tubuh: NK Health Hadirkan Layanan Fisioterapi Berkualitas di tempat Bintaro - April 10, 2025
- HaloAnak Diluncurkan, Permudah Orang Tua Akses Konsultasi Bidang Kesehatan Anak - April 10, 2025
- 7 Kue Lebaran yang tersebut Tinggi Kolesterol, Lezat tapi Picu Permasalahan Aspek Kesehatan - April 10, 2025
- Dexa Medica Rayakan 25 Tahun Kontribusi untuk Kesejahteraan Warga Kamboja - April 10, 2025
- 3 Makanan Lebaran yang mana Menyebabkan Kolesterol Tinggi, Waspadai Konsumsinya - April 9, 2025











