Panduanjerawat.com – Presiden terpilih Prabowo Subianto dan wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming telah merancang program makan siang gratis untuk anak-anak sekolah. Program ini telah diuji coba di beberapa sekolah di berbagai daerah.
Dr. Dicky Budiman, seorang epidemolog dan pengamat kesehatan masyarakat, menjelaskan manfaat dari program makan siang gratis bagi anak-anak sekolah. Menurutnya, program ini telah terbukti bermanfaat secara ilmiah dan telah dilakukan di beberapa negara.
“Namun, yang perlu diperhatikan adalah bahwa program ini harus menyediakan makanan yang bergizi untuk dikonsumsi oleh anak-anak,” ujar dr. Dicky saat dihubungi oleh MNC Portal.
Selain itu, dr. Dicky juga menyatakan bahwa program makan siang gratis ini dapat membantu dalam memenuhi kebutuhan gizi yang merata di kalangan anak-anak. Hal ini dikarenakan di beberapa daerah, tidak selalu orang dengan ekonomi tinggi memiliki gizi yang cukup, kurang memperhatikan asupan gizi, dan banyak mengonsumsi makanan siap saji.
“Selain itu, banyak juga jajanan yang tinggi kalori namun kurang mengandung vitamin, mineral, dan serat. Dengan program makan siang gratis, kebutuhan gizi dapat terpenuhi dan dapat memperbaiki atau memenuhi kebutuhan gizi yang dibutuhkan,” tambahnya.
Selain itu, dr. Dicky juga mengatakan bahwa program makan siang gratis yang menyediakan makanan yang bergizi dapat membantu mencegah stunting, terutama bagi anak-anak yang sejak kecil hingga remaja telah diberikan asupan makanan yang bergizi. Hal ini dapat menghasilkan anak-anak yang cerdas dan tidak mengalami stunting.
“Meskipun tidak langsung, namun anak perempuan yang mendapatkan asupan gizi yang cukup selama masa remajanya, akan memiliki kemungkinan yang lebih rendah untuk melahirkan bayi yang mengalami stunting. Selain itu, jika berbicara secara umum, pemenuhan gizi juga berperan pada pihak laki-laki dan perempuan,” jelas dr. Dicky.
Menurut dr. Dicky, ketika kebutuhan gizi anak terpenuhi dari sarapan hingga makan malam, anak-anak cenderung lebih cerdas secara akademis.
“Menurut penelitian, anak-anak yang mendapatkan asupan gizi yang cukup saat belajar cenderung lebih cerdas. Ini menunjukkan bahwa secara akademis, pemenuhan gizi sangat penting,” tambahnya.
- Mengenal Bronkitis, Penyakit yang Diidap Paus Fransiskus hingga Dilarikan ke Rumah Sakit - February 24, 2025
- Jangan Tunda! Deteksi Dini Autis Bisa Ubah Hidup Anak! - February 24, 2025
- FKUI Hadirkan Layanan Aspek Kesehatan Gratis dalam Muara Angke, Peringati 75 Tahun Dedikasi - February 24, 2025
- Denta Festiva 2025, Inovasi untuk Perawatan Gigi - February 24, 2025
- #BeraniGundul 2025 Wujud Bantuan Nyata bagi Pejuang Kanker - February 23, 2025











