Panduanjerawat.com – INGGRIS – Penyakit yang diidap Raja Charles III disebabkan oleh berbagai hal. Terbaru, sang raja mengejutkan warga Inggris dengan mengumumkan mengidap tumor ganas pada awal tahun ini.
Pejabat istana tiada menyebutkan jenis tumor ganas yang tersebut diidap Raja Charles III , atau seberapa serius kondisinya. Mereka hanya sekali menyatakan bahwa neoplasma itu ditemukan pada waktu raja menjalani perawatan di area rumah sakit lantaran pembesaran prostat, tetapi tidak neoplasma prostat.
Charles yang digunakan naik takhta setelahnya ibunya, Ratu Elizabeth II meninggal pada September 2022 telah dilakukan memulai perawatan rutin demi mengobati neoplasma yang dimaksud bersarang di area tubuhnya. Berikut adalah deretan penyakit yang tersebut diidap Raja Charles III dilansir dari Ap News, Rabu (16/10/2024).
3 Penyakit yang tersebut Diidap Raja Charles III
1. Kanker

Foto/Getty Images
Ayah Pangeran William serta Pangeran Harry ini didiagnosis mengidap tumor ganas pada bulan Januari 2024. Pada 5 Februari 2024, Istana Buckingham mengumumkan bahwa Charles akan memulai penyembuhan untuk kanker. Istana mengklarifikasi bahwa tumor ganas Charles bukanlah neoplasma prostat, meskipun tidaklah menyebutkan jenis atau stadium karsinoma apa yang mana telah lama didiagnosis.
Saat itu, ia sempat memutuskan untuk menunda kegiatan kerajaan untuk fokus pada kesembuhannya. Pengumuman raja tentang diagnosisnya datang sekitar enam minggu sebelum Kate Middleton mengumumkan mengidap tumor ganas pada 22 Maret 2024 melalui sebuah video yang tersebut emosional.
2. Prostat

Foto/Getty Images
- Mengenal Bronkitis, Penyakit yang Diidap Paus Fransiskus hingga Dilarikan ke Rumah Sakit - February 24, 2025
- Jangan Tunda! Deteksi Dini Autis Bisa Ubah Hidup Anak! - February 24, 2025
- FKUI Hadirkan Layanan Aspek Kesehatan Gratis dalam Muara Angke, Peringati 75 Tahun Dedikasi - February 24, 2025
- Denta Festiva 2025, Inovasi untuk Perawatan Gigi - February 24, 2025
- #BeraniGundul 2025 Wujud Bantuan Nyata bagi Pejuang Kanker - February 23, 2025











