Panduanjerawat.com – Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang dapat menyerang manusia maupun hewan. Bakteri ini dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal, meningitis, gagal hati, kesulitan bernapas, dan bahkan kematian. Dilansir dari cdc.gov, setiap tahun terdapat sekitar 1 juta kasus leptospirosis di seluruh dunia, dengan hampir 60 ribu kematian. Penyakit ini juga telah dilaporkan di seluruh Amerika Serikat. Bakteri ini dapat menyebar melalui kontak dengan urine atau cairan tubuh lainnya yang terkontaminasi di air atau tanah. Tanda dan gejala pada hewan yang terinfeksi dapat bervariasi dan beberapa hewan tidak menunjukkan gejala sama sekali. Pada manusia, leptospirosis dapat menyebabkan demam, sakit kepala, menggigil, nyeri otot atau badan, muntah, kulit dan mata menguning, mata merah, sakit perut, diare, dan ruam. Namun, beberapa orang mungkin tidak mengalami gejala sama sekali. Biasanya, gejala baru muncul setelah 2-30 hari setelah terpapar bakteri. Penyakit ini dapat terjadi dalam dua fase, dimana fase pertama dapat menyebabkan demam, menggigil, sakit kepala, nyeri otot, muntah, atau diare. Sedangkan fase kedua lebih parah dan dapat menyerang ginjal, hati, atau menyebabkan meningitis.
- Mengenal Bronkitis, Penyakit yang Diidap Paus Fransiskus hingga Dilarikan ke Rumah Sakit - February 24, 2025
- Jangan Tunda! Deteksi Dini Autis Bisa Ubah Hidup Anak! - February 24, 2025
- FKUI Hadirkan Layanan Aspek Kesehatan Gratis dalam Muara Angke, Peringati 75 Tahun Dedikasi - February 24, 2025
- Denta Festiva 2025, Inovasi untuk Perawatan Gigi - February 24, 2025
- #BeraniGundul 2025 Wujud Bantuan Nyata bagi Pejuang Kanker - February 23, 2025











