Panduanjerawat.com – JAKARTA – Kadar gula dalam satu piring nasi merupakan informasi yang penting bagi mereka yang sedang menjalani program penurunan berat badan atau menderita penyakit diabetes. Hal ini dikarenakan nasi merupakan makanan pokok yang banyak dikonsumsi di Indonesia dan negara-negara Asia lainnya.
Menurut laporan dari Health Line, nasi terutama terdiri dari karbohidrat kompleks yang akan dipecah oleh tubuh menjadi glukosa (gula) untuk digunakan sebagai sumber energi. Proses pencernaan ini akan mengubah karbohidrat dalam nasi menjadi gula sederhana yang kemudian akan dilepaskan ke dalam aliran darah.
Jumlah gula yang dihasilkan dari nasi dapat berbeda-beda tergantung pada jenis nasi dan jumlah yang dikonsumsi. Rata-rata, satu porsi nasi putih sekitar 150 gram mengandung sekitar 40-45 gram karbohidrat.
Namun, hal ini juga dipengaruhi oleh Indeks Glikemik (IG) nasi yang menunjukkan seberapa cepat makanan tersebut dapat meningkatkan kadar gula darah. Nasi putih memiliki IG yang cukup tinggi, yakni sekitar 73-89, tergantung pada jenis dan cara memasaknya. Hal ini berarti nasi putih dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang lebih cepat dibandingkan dengan nasi merah atau makanan lain yang memiliki IG lebih rendah.
Selain itu, tidak semua karbohidrat dalam nasi akan diubah menjadi gula dalam tubuh. Sebagian besar akan dipecah menjadi glukosa, namun sebagian lainnya akan disimpan sebagai glikogen di hati dan otot. Oleh karena itu, informasi mengenai kadar gula dalam satu piring nasi sangat penting untuk diketahui bagi mereka yang memperhatikan asupan karbohidrat dan gula dalam diet mereka.
- Benarkah Galon Polikarbonat Bisa Sebabkan Kanker? - February 26, 2025
- MNC Peduli kemudian PMI Sukabumi Gelar Aksi Donor Darah, Target 400 Pendonor Hari Ini adalah - February 26, 2025
- BMD Teknologi Modern untuk Deteksi Dini Risiko Patah Tulang - February 26, 2025
- BenVit Fiber Plus Collagen Ajak Warga Ibukota Hidup Seimbang di dalam CFD Sudirman - February 26, 2025
- KPJ Healthcare Negara Malaysia Tawarkan Solusi Kesejahteraan bagi Pasien Indonesia - February 26, 2025











